Kapan Harus ke Dokter Telinga? Waspadai Tanda Serumen Berlebih!

Admin/ Juli 28, 2025/ berita, Edukasi

Meskipun kotoran telinga (serumen) adalah pelindung alami, kadang produksinya berlebihan atau menyumbat. Banyak orang bertanya, “Kapan harus ke dokter telinga?”. Penting untuk mengenali tanda-tanda yang mengindikasikan Anda memerlukan bantuan profesional. Mengabaikan gejala bisa berujung pada masalah pendengaran serius.

Salah satu tanda paling jelas adalah penurunan pendengaran yang tiba-tiba atau bertahap. Jika Anda merasa suara menjadi muffled atau sulit mendengar percakapan, terutama di lingkungan bising, ini bisa jadi karena sumbatan serumen. Jangan tunda kunjungan ke dokter telinga Anda.

Rasa penuh atau tekanan di dalam telinga juga merupakan indikator umum. Sensasi ini mungkin disertai dengan rasa gatal yang persisten. Jika perasaan ini tidak hilang setelah beberapa hari atau semakin parah, saatnya berkonsultasi dengan dokter telinga.

Dengungan atau suara berdesir (tinnitus) di telinga adalah gejala lain yang perlu diwaspadai. Meskipun tinnitus bisa disebabkan oleh banyak faktor, penumpukan serumen seringkali menjadi pemicunya. Jangan biarkan kondisi ini mengganggu kualitas hidup Anda.

Nyeri telinga, terutama yang tajam atau berdenyut, adalah tanda serius yang tidak boleh diabaikan. Ini bisa mengindikasikan infeksi atau peradangan akibat serumen yang mengeras dan menekan gendang telinga. Segera cari pertolongan dari dokter telinga Anda.

Keluarnya cairan dari telinga, baik itu bening, kekuningan, atau bahkan berbau, adalah alarm bahaya. Ini bisa menjadi tanda infeksi yang lebih serius di saluran telinga atau bahkan robekan gendang telinga. Hanya dokter telinga yang bisa mendiagnosis dan memberikan perawatan tepat.

Bau tidak sedap yang berasal dari telinga juga menunjukkan adanya masalah. Bau ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur yang berkembang biak di dalam serumen yang menumpuk. Jangan coba mengobati sendiri, serahkan pada ahlinya.

Pusing atau gangguan keseimbangan yang tidak jelas penyebabnya juga bisa terkait dengan masalah telinga. Sumbatan yang ekstrem atau infeksi bisa memengaruhi sistem keseimbangan di telinga bagian dalam. Gejala ini memerlukan evaluasi medis segera.

Jika Anda mencoba membersihkan telinga sendiri dengan cotton bud atau benda lain dan malah merasa semakin buruk, itu adalah sinyal jelas untuk berhenti. Kesalahan dalam membersihkan telinga sering memperparah kondisi dan bisa menyebabkan cedera.

Share this Post